Tampilkan postingan dengan label BIOLOGI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BIOLOGI. Tampilkan semua postingan

Kamis, 05 Juli 2012

museum zoologi


Museum Zoologi Bogor


Museum Zoologi didirikan pada tahun 1894 dengan nama Museum Zoologicum Bogoriensis. Di sini Anda akan menemukan koleksi beragam fauna yang di-awetkan. Banyak pengetahuan yang didapat jika kita berkunjung ke museum yang awalnya berfungsi sebagai Laboratorium Zoologi untuk memberi wadah penelitian yang berkaitan dengan pertanian dan binatang hama ini.
Koleksi jutaan spesimen yang terdiri dari puluhan ribu jenis fauna dari berbagai jenis. Diantaranya 650 jenis binatang mamalia (menyusui), 1100 jenis burung yang berasal berbagai wilayah di Indonesia, 600 jenis reptil dan ikan, moluska yang terdiri dari 2300 jenis, 10.000 jenis serangga serta 700 jenis invertebrate lainnya.
Menurut sejarah berdirinya museum ini merupakan gagasan dari Dr. JC Koningsberger, dia adalah seorang ahli botani yang sedang berkunjung ke Kota Bogor pada Agustus 1894. Pada saat itulah museum yang luasnya 402m2 ini mulai dibangun hingga selesai akhir Agustus 1901, lalu saat itu diberi nama Landbouw Zoologisch Museum.
Kemudian pada 1906 namanya berubah menjadi Zoologisch Museum. Empat tahun kemudian namanya berubah kembali menjadi Zoologisch Museum en Laboratorium. Setelah sempat tidak berkembang karena pergolakan politik dunia pada masa penjajahan Jepang, lalu museum ini berganti nama lagi menjadi Museum Zoologicum Bogoriense di antara tahun 1945-1947. Hingga kini nama tersebut terus digunakan, kemudian sering disebut Museum Zoologi Bogor.
Selain menampilkan koleksi fauna yang diawetkan, museum ini juga menjadi sebuah lembaga besar yang meliputi penelitian zoology. Bahkan sejak Agustus 1997 museum yang dibawah naungan Pusat Penelitian Biologi-LIPI ini sudah memiliki Gedung Widyasatwaloka di Cibinong, yang merupakan gedung untuk penelitian satwa.
Saat ini Museum Zoologi sering dikunjungi oleh kalangan sekolah, karena apa yang ditampilkan dalam museum ini memiliki nilai pengetahuan yang berguna untuk menambah ilmu.




Selasa, 01 Mei 2012

Biologi


Kebun Raya Bogor

http://www.bogorbotanicgardens.org/images/kolamgunting.jpg
Pada tahun 1811, ketika perang Napoleon di eropa, Indonesia pada waktu itu bernama Hindia Belanda atau Nederlandsch Indie, direbut oleh Inggris dari kekuasaan Belanda.ketika Napoleon jatuh (1815/1816) para pemimpin negara di Eropa membuat perjanjian, antara lain tentang pembagian wilayah kekuasaan. Pada tahun 1816 Inggris menggembalikan kekuasaan Indonesia ke tangan Belanda. Peperangan yang terjadi di Eropa menyebabkan Belanda mengalami kelesuan, Kerajaan Belanda mengembangkan ilmu pengetahuan, karena mereka tahun tegak dan kejayaannya Belanda ditandai antara lain dengan ilmu pengetahuan. Untuk ini dikirimlah C.Th.Elout, A.A Boykens dan G.A.G.P. Baron Van Der Capellen, ke Indonesia dan Dr. Casper Goerge Carl Reinwardt selaku penasehat.
Pada tanggal 15 April 1817 Reinwardt mencetuskan gagasannya untuk mendirikan Kebun Botani yang disampaikan kepada G.A.G.P. Baron Van Der Capellen,Komisaris Jendral Hindia Belanda dan beliau akhirnya menyetujui gagasan Reinwardt. Kebun Botani ini didirikan di samping Istana Gubernur Jendral di Bogor pada tanggal 18 Mei 1817, dilakukan pemancangan patok pertama yang menandai berdirinya Kebun Raya yang diberi nama 'Slands Plantentiun te Buitenzorg'. Berdirinya Kebun Raya ini menandai tegaknya kekuasaan Belanda dengan dimulainya kegiatan ilmu pengetahun Biologi, terutama bidang botani di Indonesia secara terorganisasi.
http://www.bogorbotanicgardens.org/images/astrid.jpg
Setelah kemerdekaan, tahun 1949 "Slands Plantentiun te Buitenzorg" berganti nama menjadi Jawatan Penyelidikan Alam, kemudian menjadi Lembaga Pusat Penyelidikan Alam (LLPA) dipimpin dan dikelola oleh bangsa Indonesia, Direktur LPPA yang pertama adalah Prof. Ir. Kusnoto Setyodiwiryo. Pada waktu itu LPPA punya 6 anak lembaga, yaitu Bibliotheca Bogoriensis, Hortus Botanicus Bogoriensis, Herbarium Bogoriensis, Treub Laboratorium, Musium Zoologicum Bogoriensisi dan Laboratorium Penyelidikan Laut. Untuk pertama kalinya tahun 1956 pimpinan Kebun Raya dipegang oleh bangsa Indonesia yaitu Sudjana Kasan menggantikan J. Douglas. Untuk perkembangan koleksi tanaman sesuai dengan iklim yang ada di Indonesia, Kebun Raya Bogor membentuk cabang di beberapa tempat, yaitu :
  1. Kebun Raya Cibodas (Bergtuin te Cibodas, Hortus dan Laboratorium Cibodas) di Jawa Barat, luasnya 120 Ha dengan ketinggian 1400 m, didirikan oleh Teysman tahun 1866, untuk koleksi tanaman dataran tinggi beriklim basah daerah tropis dan tanaman sub-tropis. Tahun 1891 Kebun ini dilengkapi dengan Laboratorium untuk Penelitian flora dan fauna.
  2. Kebun Raya Purwodadi (Hortus Purwodadi) di Jawa Timur, didirikan oleh Van Sloten tahun 1941. Luasnya 85 Ha dengan Ketinggian 250 m, untuk koleksi tanaman dataran rendah, iklim kering daerah tropis.
  3. Kebun Raya "Eka Karya" Bedugul-Bali didirikan tahun 1959 oleh Prof. Ir. Kusnoto Setyodiwiryo. Luasnya 159,4 Ha dengan ketinggian 1400 m, untuk koleksi tanaman dataran tinggi beriklim kering.
Kebun Raya Bogor didirikan pada 18 Mei 1917 oleh orang berkebangsaan jerman yang bernama Renhard, dengan tanah luasnya 87 Ha, memiliki 3.333 species, dan tanaman 14.118 spesimen/13.333 species.
Kebun Raya Bogor memiliki beberapa fugsi yaitu:
1)      Sebagai tempat observasi
2)      Sebagai tempat penelitian
3)      Sebagai tempat re-introduksi tanaman langka
4)      Sebagai fungsi pendidikan (fisiologi, morfologi)

Tinggi : 260 m dari permukaan laut
Suhu : 30-33°C
Tanah : coklat kemerahan (latosol)
Kemiringan : 3-35 °C
Curah hujan : 3000-4000 mm/tahun
Kedalaman : 3-4 meter

Macam-macam tanaman yang ada:
·         Palem sago (sagu) untuk sapu ijuk.
·         Palem : daun nya sejajar, tidak mengandung cambium, berakar  serabut.
·         Anonase / sirsak-sirsakan
·         Monstera (tulang rusuk manusia)
·         Pterocarpus indigus
Ptero : sayap
Carpus : biji
·         Pohon aksana : getahnya sebagai pewarna batik
·         Kapas-kapasan berbeda dengan kapuk keluarga durian
·         Keluarga aricasae (palem-paleman, kelapa) : lokalnya rotan, dan banyak durinya.
·         Rotan yang tua
Telurnya untuk memancing ikan atau semut taman, merambat ke atas, samping kanan atau kiri seperti ubi jalar, tidak mempunyai kambium dan tidak bisa disebut pohon.
·         Sempur / Apel hutan : sebesar lingkaran, bunganya berwarna kuning, batangnya berwarna merah.
·         Simbiosis parakitisme : tinggi 20 meter, induknya didalam, akar pencekik induk sendiri.
·         Tanaman obat:
Curcuma / jahe
Hedychium
·         Magnolia / buah pace
·         Palem pinokio (Hyphaene Coriaceae) : bijinya seperti hidung pinokio yang berasal dari Malagasi.
·         Palem kurma (Phoenix) dari Bombay, india.
·         Kembang sepatu dari China sebagai penghitam alis.
·         Ratunya malam / teratafi (queen of the night)
·         Hand of God
·         Biji kenari
·         Danau bunting
·         Kenari (Canarium comone) dari Maluku
·         Leci (Lecy Cinensis)
·         Pohon raja (Compasia) : pohon paling besar
·         Pohon kenari : factor alam dari angin puting beliung

Tanaman langka :
·         Vegetatif bunga bangkai (Amor Palus Titanum)
·         Raflesia tipe parasit
·         Kayu besi
·         Kantong semar

Tanaman hias :
·         Buah tentara (tanaman kamboja)
·         Pala (Miristika Fragan) : aromanya wangi
·         Asem : 80 persen dari alkohol