Tampilkan postingan dengan label BIOLOGI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BIOLOGI. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 21 Desember 2013
Selasa, 20 November 2012
SEL HEWAN DAN SEL TUMBUHAN
Kamis, 05 Juli 2012
museum zoologi
Museum Zoologi Bogor

Museum Zoologi didirikan pada tahun 1894 dengan nama Museum
Zoologicum Bogoriensis. Di sini Anda akan menemukan koleksi beragam fauna yang di-awetkan.
Banyak pengetahuan yang didapat jika kita berkunjung ke museum yang awalnya
berfungsi sebagai Laboratorium Zoologi untuk memberi wadah penelitian yang
berkaitan dengan pertanian dan binatang hama ini.
Koleksi jutaan spesimen yang terdiri dari puluhan ribu jenis fauna
dari berbagai jenis. Diantaranya 650 jenis binatang mamalia (menyusui), 1100
jenis burung yang berasal berbagai wilayah di Indonesia, 600 jenis reptil dan
ikan, moluska yang terdiri dari 2300 jenis, 10.000 jenis serangga serta 700 jenis
invertebrate lainnya.

Menurut sejarah berdirinya museum ini merupakan gagasan dari Dr.
JC Koningsberger, dia adalah seorang ahli botani yang sedang berkunjung ke Kota
Bogor pada Agustus 1894. Pada saat itulah museum yang luasnya 402m2 ini mulai
dibangun hingga selesai akhir Agustus 1901, lalu saat itu diberi nama Landbouw Zoologisch
Museum.
Kemudian pada 1906 namanya berubah menjadi Zoologisch Museum.
Empat tahun kemudian namanya berubah kembali menjadi Zoologisch Museum en
Laboratorium. Setelah sempat tidak berkembang karena pergolakan politik dunia
pada masa penjajahan Jepang, lalu museum ini berganti nama lagi menjadi Museum
Zoologicum Bogoriense di antara tahun 1945-1947. Hingga kini nama tersebut
terus digunakan, kemudian sering disebut Museum Zoologi Bogor.
Selain menampilkan koleksi fauna yang diawetkan, museum ini juga
menjadi sebuah lembaga besar yang meliputi penelitian zoology. Bahkan sejak
Agustus 1997 museum yang dibawah naungan Pusat Penelitian Biologi-LIPI ini
sudah memiliki Gedung Widyasatwaloka di Cibinong, yang merupakan gedung untuk
penelitian satwa.
Saat ini Museum Zoologi sering dikunjungi oleh kalangan sekolah,
karena apa yang ditampilkan dalam museum ini memiliki nilai pengetahuan yang
berguna untuk menambah ilmu.

Selasa, 01 Mei 2012
Biologi
Kebun
Raya Bogor

Pada tahun 1811, ketika perang
Napoleon di eropa, Indonesia pada waktu itu bernama Hindia Belanda atau
Nederlandsch Indie, direbut oleh Inggris dari kekuasaan Belanda.ketika Napoleon
jatuh (1815/1816) para pemimpin negara di Eropa membuat perjanjian, antara lain
tentang pembagian wilayah kekuasaan. Pada tahun 1816 Inggris menggembalikan
kekuasaan Indonesia ke tangan Belanda. Peperangan yang terjadi di Eropa
menyebabkan Belanda mengalami kelesuan, Kerajaan Belanda mengembangkan ilmu
pengetahuan, karena mereka tahun tegak dan kejayaannya Belanda ditandai antara
lain dengan ilmu pengetahuan. Untuk ini dikirimlah C.Th.Elout, A.A Boykens dan
G.A.G.P. Baron Van Der Capellen, ke Indonesia dan Dr. Casper Goerge Carl
Reinwardt selaku penasehat.
Pada tanggal 15 April 1817 Reinwardt mencetuskan gagasannya
untuk mendirikan Kebun Botani yang disampaikan kepada G.A.G.P. Baron Van Der
Capellen,Komisaris Jendral Hindia Belanda dan beliau akhirnya menyetujui
gagasan Reinwardt. Kebun Botani ini didirikan di samping Istana Gubernur
Jendral di Bogor pada tanggal 18 Mei 1817, dilakukan pemancangan patok pertama
yang menandai berdirinya Kebun Raya yang diberi nama 'Slands Plantentiun te
Buitenzorg'. Berdirinya Kebun Raya ini menandai tegaknya kekuasaan Belanda
dengan dimulainya kegiatan ilmu pengetahun Biologi, terutama bidang botani di
Indonesia secara terorganisasi.

Setelah kemerdekaan, tahun 1949
"Slands Plantentiun te Buitenzorg" berganti nama menjadi Jawatan
Penyelidikan Alam, kemudian menjadi Lembaga Pusat Penyelidikan Alam (LLPA)
dipimpin dan dikelola oleh bangsa Indonesia, Direktur LPPA yang pertama adalah Prof.
Ir. Kusnoto Setyodiwiryo. Pada waktu itu LPPA punya 6 anak lembaga, yaitu
Bibliotheca Bogoriensis, Hortus Botanicus Bogoriensis, Herbarium Bogoriensis,
Treub Laboratorium, Musium Zoologicum Bogoriensisi dan Laboratorium
Penyelidikan Laut. Untuk pertama kalinya tahun 1956 pimpinan Kebun Raya
dipegang oleh bangsa Indonesia yaitu Sudjana Kasan menggantikan J. Douglas.
Untuk perkembangan koleksi tanaman sesuai dengan iklim yang ada di Indonesia,
Kebun Raya Bogor membentuk cabang di beberapa tempat, yaitu :
- Kebun Raya Cibodas (Bergtuin te Cibodas, Hortus dan Laboratorium Cibodas) di Jawa Barat, luasnya 120 Ha dengan ketinggian 1400 m, didirikan oleh Teysman tahun 1866, untuk koleksi tanaman dataran tinggi beriklim basah daerah tropis dan tanaman sub-tropis. Tahun 1891 Kebun ini dilengkapi dengan Laboratorium untuk Penelitian flora dan fauna.
- Kebun Raya Purwodadi (Hortus Purwodadi) di Jawa Timur, didirikan oleh Van Sloten tahun 1941. Luasnya 85 Ha dengan Ketinggian 250 m, untuk koleksi tanaman dataran rendah, iklim kering daerah tropis.
- Kebun Raya "Eka Karya" Bedugul-Bali didirikan tahun 1959 oleh Prof. Ir. Kusnoto Setyodiwiryo. Luasnya 159,4 Ha dengan ketinggian 1400 m, untuk koleksi tanaman dataran tinggi beriklim kering.
Kebun Raya Bogor didirikan pada 18
Mei 1917 oleh orang berkebangsaan jerman yang bernama Renhard, dengan tanah
luasnya 87 Ha, memiliki 3.333 species, dan tanaman 14.118 spesimen/13.333
species.
Kebun Raya Bogor memiliki beberapa fugsi
yaitu:
1)
Sebagai tempat observasi
2)
Sebagai tempat penelitian
3)
Sebagai tempat re-introduksi
tanaman langka
4)
Sebagai fungsi pendidikan
(fisiologi, morfologi)
Tinggi : 260 m dari permukaan laut
Suhu : 30-33°C
Tanah : coklat kemerahan (latosol)
Kemiringan : 3-35 °C
Curah hujan : 3000-4000 mm/tahun
Kedalaman : 3-4 meter
Macam-macam tanaman yang ada:
·
Palem sago (sagu) untuk sapu ijuk.
·
Palem : daun nya sejajar, tidak
mengandung cambium, berakar serabut.
·
Anonase / sirsak-sirsakan
·
Monstera (tulang rusuk manusia)
·
Pterocarpus indigus
Ptero : sayap
Carpus : biji
·
Pohon aksana : getahnya sebagai
pewarna batik
·
Kapas-kapasan berbeda dengan kapuk
keluarga durian
·
Keluarga aricasae (palem-paleman,
kelapa) : lokalnya rotan, dan banyak durinya.
·
Rotan yang tua
Telurnya untuk memancing ikan atau semut taman, merambat
ke atas, samping kanan atau kiri seperti ubi jalar, tidak mempunyai kambium dan
tidak bisa disebut pohon.
·
Sempur / Apel hutan : sebesar
lingkaran, bunganya berwarna kuning, batangnya berwarna merah.
·
Simbiosis parakitisme : tinggi 20
meter, induknya didalam, akar pencekik induk sendiri.
·
Tanaman obat:
Curcuma / jahe
Hedychium
·
Magnolia / buah pace
·
Palem pinokio (Hyphaene Coriaceae)
: bijinya seperti hidung pinokio yang berasal dari Malagasi.
·
Palem kurma (Phoenix) dari Bombay,
india.
·
Kembang sepatu dari China sebagai
penghitam alis.
·
Ratunya malam / teratafi (queen of
the night)
·
Hand of God
·
Biji kenari
·
Danau bunting
·
Kenari (Canarium comone) dari
Maluku
·
Leci (Lecy Cinensis)
·
Pohon raja (Compasia) : pohon
paling besar
·
Pohon kenari : factor alam dari
angin puting beliung
Tanaman langka :
·
Vegetatif bunga bangkai (Amor
Palus Titanum)
·
Raflesia tipe parasit
·
Kayu besi
·
Kantong semar
Tanaman hias :
·
Buah tentara (tanaman kamboja)
·
Pala (Miristika Fragan) : aromanya
wangi
·
Asem : 80 persen dari alkohol
Langganan:
Postingan (Atom)









